Bosan dengan pembahasan mengenai
Kehidupan HI, kali ini akan membahas sesuatu yang disenangi remaja.
Suatu hal yang sangat lumrah dikalangan remaja, terutama anak HI.
Waktunya wawancara….
Menurut Akang Teteh apa itu CINTA?
Kang AGW : Cinta merupakan riak dalam hati, rasa sayang, melindungi, berbagi, perhatian. Itu muncul karena Cinta.
Teh Vathreee : Anugrah yang ngebedain manusia malaikat dengan setan.
Teh W : hmm.. cinta tuh sebenarnya
perasaan yang di anugrahkan, agar kita dapat memelihara dan menjaga
segala ciptaan-Nya dgn baik dan benar.
Teh
Serly Oktaviani :
Cinta menurut saya adalah rasa ketertarikan dan/atau keterikatan dengan
sesuatu/seseorang yang mampu meningkatkan ketaatan kita pada Allah.
Kang
Agung Hermawan
: Cinta itu sesuatu yang membuat hidup menjadi berwarna. Tapi cinta itu
sangat super luar biasa susahnya, karena pembuktian cinta sangat perlu
pengorbanan yang sangat super luar biasa….. Tanpa pengorbanan, itu bukan
cinta tapi nafsu belaka..
Sebenarnya Kang Dicky sudah membahas
tentang Cinta, tapi maukah kita selalu berbicara pada org “Kata KD”,
terus kapan kata Akang Tetehnya? Hoho
Dari hasil wawancara dengan Akang Teteh
HI, ternyata Akang dan Teteh punya pemikiran tersendiri yang
berbeda-beda. Itulah yang membuktikan keunikan dari setiap orang. Semua
yang diutarakan Akang dan Teteh tidak ada yang salah, karena itulah kita
diwajibkan berfikir atas kata-kata itu.
Dan kata-kata yang paling saya sukai kata-kata dari Kang Agung, “Tanpa pengorbanan, itu bukan cinta tapi nafsu belaka..”
Mari simak pemaparan dibawah sesuai pesan KD cuma cara penyampaiannya berbeda.
Cinta itu berbeda dengan suka. Suka itu
rasa kagum, saya suka dia karena dia pintar, karena tampan, karena jago
olahraga, bla..bla..bla..
Cinta itu tak mementingkan ego, Cinta itu
memaklumi keburukan pasangan kita. Cinta yang hakiki itu ialah cinta
atas nama Allah. Jangan mengatasnamakan Allah jika mencintai dengan
nafsu dan ego semata. Allah Maha Mengetahui niat dari setiap yang kita
lakukan.
“Berat lho, mengatasnamakan Allah, atas nama gitu loh..”, sepenggal ucapan Kang Dicky ketika pelatihan Man Robbuka.
Kalau Akang teteh sudah menentukan
pilihan dan sudah memilih cintanya, suatu saat meninggalkannya tanpa
alasan, menurut saya itu bukan Cinta tapi nafsu dan ego. Tapi jika
meninggalkan cintanya karena Allah dan alasan yang masuk akal, ya itulah
Cinta. Memilih dan meninggalkan karena Sang Maha Pemilik Cinta.
Cinta itu tak bersyarat, tak ada alasan
memilih atau meninggalkan. Cinta bagaikan kepada orangtua yang terpilih
tanpa alasan. Cinta seperti kepada Allah, yang tak sungkan
meninggalkan-Nya. Cinta itu dahsyat, luar biasa. Cinta ya cinta, bukan
suka atau bogoh. Jauh, jauh sekali perbedaannya antara suka dan cinta.
“… jangan samakan antara cinta dengan suka. Jangan
samakan,,,,jaangan..!! Jangan sembunyikan dibalik kata cinta”, Kata Kang
Dicky dari kutipan file Kang Toto Ismail dan dari status Kang Agung Hermawan.
Banyak ikhwan yang hanya bergombal pada
akhwat, “Akang pengen Teteh, Akang sayang Teteh,bla,bla,bla…”, haha kata
–kata seperti itu sudah terlihat ego dan nafsunya.
Atau sebaliknya Akhwat yang bergombal
pada Ikhwan,”Teteh sayang Akang, Teteh cinta Akang,, bla,,bla,,bla,,”.
Begitulah manusia dibedakan karena memiliki kelebihan dari para malaikat
dan iblis. Manusia dikaruniai nafsu, buat apa nafsu Allah berikan pada
kita? Marilah berfikir.
Nafsu yang Allah berikan pada manusia
melainkan untuk menguji sejauh mana manusia bisa mengendalikan
nafsu-nafsu baik dan buruknya. Nafsu baik seperti nafsu makan, minum.
Nafsu buruk seperti ingin pegang-pegangan, ingin memiliki, dll. Nafsu
sangat tajam berlelangan di kalangan remaja sekarang.
So, berhati-hatilah pada rayuan pujangga wahai bidadari.
Cinta tak Seujung Kata, So jangan berlindung dibalik kata Cinta. Buktikanlah
Wilujeung. . .
Artikel yang Ann muat di Majalah HI elektronik juga Facebook Ann
Free Template Blogger
collection template
Hot Deals
BERITA_wongANteng
SEO
theproperty-developer